Wirausaha Pengolahan Kaldu Jamur
LAPORAN WIRAUSAHA PENGOLAHAN
KALDU JAMUR
Nama : Astuti Wahidah
Kelas : XII MIPA 4
Kelompok : 1 (satu)
MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA PALANGKA RAYA
TAHUN PELAJARAN 2022-2023
BAB I PENDAHULUAN
I. Latar Belakang
Kaldu biasa ditemukan di berbagai macam masakan. Kaldu ditambahkan pada masakan untuk menambah cita rasa atau disebut sebagai penyedap rasa. Penyedap rasa adalah bahan tambahan pangan yang umumnya digunakan untuk memberikan rasa gurih pada makanan, meningkatkan aroma serta rasa yang dapat mengintensifkan komponen rasa di dalam mulut saat makanan dikonsumsi. Sementara kaldu itu sendiri merupakan ekstrak bahan makanan seperti daging ayam, daging sapi atau sayuran dengan penambahan bahan makanan lain. Umumnya kaldu yang dijual di pasaran mengandung Monosodium glutamate (MSG). Monosodium glutamate merupakan garam natrium dari asam glutamat. Monosodium glutamate itu sendiri merupakan senyawa cita rasa dan telah banyak digunakan sebagai penyedap rasa, karena penambahan Monosodium glutamate dapat meningkatkan kelezatan rasa masakan. penggunaan MSG secara berlebihan dapat menyebabkan pusing dan mual atau biasa disebut Chinese Restaurant Syndrome. Monosodium glutamate akan terurai menjadi sodium dan glutamat saat dikonsumsi. Maka dari itu, diperlukan suatu penyedap rasa alternatif yang alami untuk menggantikan fungsi MSG.
Jamur merupakan salah satu tumbuhan yang saat ini banyak digemari dan dikonsumsi masyarakat karena rasanya lezat serta pemanfaatannya yang masih terbatas yaitu untuk pelengkap sayur dan dibuat makanan ringan seperti keripik. Penyedap rasa jamur tiram paling disukai dari segi aroma dan penampilan serta dari segi komersil jamur tiram lebih menjanjikan dari jenis jamur lain karena harganya yang relatif murah. Pembuatan penyedap rasa dari kaldu jamur tiram yang bersifat cair memerlukan bahan pengisi agar kaldu jamur tiram mudah dikeringkan menggunakan oven. Bahan pengisi yang digunakan adalah maltodekstrin. Maltodekstrin merupakan salah satu bahan pengisi yang diperoleh dengan cara hidrolisis pati. Maltodekstrin memiliki fungsi dalam pengolahan pangan diantaranya untuk melapisi komponen flavor, meningkatkan jumlah total padatan, memperbesar volume, mempercepat proses pengeringan, dan meningkatkan kelarutan. Untuk memperoleh bubuk kaldu jamur tiram dengan kualitas yang baik dibutuhkan konsentrasi maltodekstrin dan temperatur pengeringan oven yang tepat.
II. Deskripsi Produk Olahan
Kaldu Jamur adalah jenis kaldu yang diolah dari jamur sebagai bahan dasar utamanya. Penyedap rasa yang dijual di pasaran umumnya mengandung MSG. Mengonsumsi MSG dalam jangka waktu lama akan menimbulkan masalah kesehatan bagi tubuh. Maka dari itu, diperlukan alternatif lain untuk membuat penyedap rasa tanpa MSG yaitu dengan membuat penyedap rasa dari jamur.
III. Komposisi dan Kandungan Gizi
a. Komposisi
- Jamur Tiram
- Bawang Merah
- Bawang Putih
- Bawang Bombay
- Daun Bawang
- Seledri
- Wortel
- Garam
- Gula
- Lada
b. Kandungan Gizi
- Kalori : 34 kkal
- Protein : 5 g
- Lemak : 0 g
- Karbohidrat : 3 g
- Serat : 2 g
- Kalsium : 5,04 mg
- Zat besi : 1 mg
- Kalium : 189 mg
- Sodium : 25 mg
- Thiamin (Vit B1) : 7,02 mg
- Riboflavin (Vit B2) : 7,41 mg
- Niacin (Vit B3) : 39,4 mg
- Piridoksin (Vit B6) : 7,62 mg
- Kobalamin (Vit B12) : 33,8 mg
IV. Alat dan Bahan
a. Alat
- Wajan/teflon
- Pisau
- Talenan
- Mangkok
- Blender/chopper
- Spatula kayu
b. Bahan
- 1 kg Jamur Tiram
- 150 gr Bawang Merah
- 150 gr Bawang Putih
- 100 gr Bawang Bombay
- 75 gr Daun Bawang
- 75 gr Seledri
- 200 gr Wortel
- 2 sdm Garam
- 1/2 sdt Gula
- 1/2 sdt Lada
V. Cara Pengolahan
1. Cuci bersih semua bahan dan potong semua sayuran.
2. Kemudian sayuran yang sudah dipotong dimasukkan kedalam blender.
3. Blender sayuran sampai halus.
4. Setelah sayuran menjadi halus, masukkan jamur tiram yang sudah dipotong ke dalam blender
5. Blender jamur hingga menjadi halus.
6. Setelah jamur halus campurkan sayuran yang sudah dihaluskan dalam blender.
7. Setelah bumbu sudah tercampur rata masak bumbu hingga kering.
8. Saat bumbu sudah setengah kering masukkan gula,garam dan lada secukupnya.
9. Lalu blender hingga menjadi bubuk.
10. Maka kaldu sudah siap digunakan atau dibungkus
VI. Perhitungan Laba dan Rugi
1. Jamur : Rp. 27.000
2. Bawang merah : Rp. 5.000
3. Bawang putih : Rp. 5.000
4. Daun bawang : Rp. 2.000
5. Seledri : Rp. 2.000
6. Wortel : Rp. 4.000
Total biaya Rp. 50.000
Menghasilkan kira-kira 12 bungkus
Hasil penjualan: Rp. 60.000
Keuntungan: Rp. 10.000
VII. Daftar Pustaka
VIII. Lampiran
NO | TANGGAL | NAMA PEMBELI | JUMLAH PEMBELIAN | HARGA |
1 | 05 oktober 2022 | Indah | 1 pcs | Rp. 5.000 |
2 | 05 oktober 2022 | Anggun | 2 pcs | Rp. 10.000 |
3 | 06 oktober 2022 | Bella | 1 pcs | Rp. 5.000 |
4 | 06 oktober 2022 | Astuti | 1 pcs | Rp. 5.000 |
5 | 06 oktober 2022 | Puan | 1 pcs | Rp. 5.000 |
6 | 07 oktober 2022 | Nailis | 1 pcs | Rp. 5.000 |
7 | 07 oktober 2022 | Fatim | 1 pcs | Rp.5.000 |
8 | 10 oktober 2022 | Zidni | 1 pcs | Rp.5.000 |
9 | 11 oktober 2022 | Cenna | 1 pcs | Rp.5.000 |
10 | 11 oktober 2022 | Intan | 2 pcs | Rp. 10.000 |
Total | Rp. 60.000 | |||
1. Lampiran Foto
![]() |
| Hasil Kaldu Jamur |
2. Lampiran Video



Komentar
Posting Komentar